Nyiur kelapa melambai rengsa Sayup kicauan burung menyapa lara Mentari segan mempertontonkan wujudnya Mereka pandai melacak jiwa yang sedang hampa Langkah berderap gundah menyongsong cahaya Lambaian jemari menghantar penuh hasrat Tatapan pilu membisu hendak bersua Berkemas rantau jadi manusia Dingin senyap mendekap mesra Terasing, tersisih, di kota ingar bingar Lunglai membelenggu terpendam kemas Terlampau suntuk untuk bersandar kembali pulang Peluh mengucur deras menyelusuri rintangan terjal Berbekal doa yang terselip dipelupuk jiwa Merajut helaian asa terpampang nyata Demi ibu bapak yang kian menua Teruntuk manis getir tanah rantau Air mata berderai deras menyapu malam Waktu dan jarak akur mencipta kalut rasa rindu Terimakasih telah mengajarkan makna kembali pulang
Never be afraid to start a journey because life is so tedious if you are stuck in your comfort zone. Find many paths. Be a wanderer.