Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Risau Rantau

Nyiur kelapa melambai rengsa   Sayup kicauan burung menyapa lara   Mentari segan mempertontonkan wujudnya   Mereka pandai melacak jiwa yang sedang hampa  Langkah berderap gundah menyongsong cahaya  Lambaian jemari menghantar penuh hasrat  Tatapan pilu membisu hendak bersua  Berkemas rantau jadi manusia Dingin senyap mendekap mesra Terasing, tersisih, di kota ingar bingar Lunglai membelenggu terpendam kemas Terlampau suntuk untuk bersandar kembali pulang Peluh mengucur deras menyelusuri rintangan terjal  Berbekal doa yang terselip dipelupuk jiwa   Merajut helaian asa terpampang nyata  Demi ibu bapak yang kian menua Teruntuk manis getir tanah rantau Air mata berderai deras menyapu malam Waktu dan jarak akur mencipta kalut rasa rindu Terimakasih telah mengajarkan makna kembali pulang

Suara Pusara

Tatkala mendung menegur dan hujan berlenggok getir Sayup rintih terdengar sendu menjerit seakan darah tak terbalas Tertindih petaka maut menggerogoti hasrat relung sanubari Menyisihkan pilu tanda pertumpahan hanya sebatas renungan Tatkala daun kering luruh dan angin berderup bengis Sembilu menjelma bisu gemuruh gertakan membuai sirna Terlintas bayang semu membisik candu penuh bising Menyayat kembali luka pelik ribuan tahun silam Tatkala pertiwi digempur dan asa kian terkikis Terbetik isak lantang meratapi sukma persada Tusukan dihadiahi cambuk sayat nadi dibalas apatis Terselap kiprah sang wira berdiri megah di panggung perkasa Tatkala jiwa gugur dan nafas berakhir Terselip suara lirih dari pusara menggemakan harapan Tertuju pada pundak luhur bersua Pancasila harga mati Tangis berderu hanyut simpul senyum mengalun rupawan Tatkala darah tetap berwarna merah dan senja membumi di ufuk barat Tanah Indonesia nyalar merdeka dan sang wira terlelap dipangkuanNya ...