2018
Meski tak begitu besar, hanya
3 x 4 meter2 dengan satu jendela di sisi pojoknya, tempat ini selalu
menyimpan energi dahsyat, nyaman sekali. Karenanya, aku tidak mampu beranjak jauh,
melihat bagaimana semesta semestinya bergerak. Aku kehilangan banyak proses
untuk tumbuh, apalagi usiaku sudah kepala dua. Banyak hal yang harus digali
namun aku memilih untuk mengunci diri. Disaat yang lain menggebu-gebu atas apa
yang ingin diraih, aku masih saja berdiam diri dengan hati yang mengeras. Bicara
tentang tujuan hidup? Ah, pikiranku jauh akan hal itu. Memkirkan hal-hal kecil
saja belum tentu becus. Pikiranku sempit terlebih aku dikelilingi tembok yang menyekatku
seolah-olah mengurung apa yang harus aku perjuangkan. This was my comfort
zone and I loved it.
Di penghujung tahun 2018,
aku menyadari satu hal; I didn’t move at all but time always rotates. Selama
setahun penuh aku hidup diatas kenyamanan. Aku merasa nikmat namun kosong, tidak
ada hal yang bisa kubagi untuk orang lain. Hal penting yang seharusnya
dilakukan oleh seorang manusia tapi aku sangat batu. I thought I was failed
of being human. Tidak ada kilas balik yang bisa dibanggakan, kerjaanku
hanya kuliah-pulang-kuliang-pulang. Realita menamparku keras-keras, “Dasar
gak guna!”, katanya. Yang kukira nikmat ternyata beralih menjadi boomerang, rasanya
seperti dicabik, sakit tapi tidak berdarah. Sejak saat itu, aku berikrar untuk
mengambil langkah apapun yang ada di depan mata, bisa atau tidak bisa, itu
urusan belakangan, yang penting iya saja dulu. Sebatas mengucap iya memang
mudah, namun hati bergeming tak karuan sampai-sampai tidurpun susah. Keraguan
dan ketakutan selalu menghantui, apalagi perihal yang aku tidak kuasai. Kalau
dipikir-pikir, aku tidak bisa menguasai banyak hal. Aku selalu bertanya-tanya,
apa aku mampu? Ah, jika terus tidak mau mencoba, kapan tumbuhnya? Yasudah, aku memberanikan
diri untuk mencoba.
2019
Bisa
dibilang 2019 adalah tahun terbaikku sejauh ini. Yang awalnya main coba-coba
untuk keluar kendang, sekarang, aku ketagihan. Aku akhirnya menemukan jawaban
atas apa yang kupertanyakan selama satu tahun belakangan ini. Don’t let your
comfort zone waste your time! Aku bahagia bertemu dengan banyak orang.
Mereka unik. Tak hanya berkenalan saja, aku mempelajari kehidupannya, menjadi
erat. I feel loved. Pertemananku tak hanya sebatas teman sebaya, tak
hanya sebatas orang dalam negeri, dan itu yang membuat perspektifku lebih luas.
Rasanya waktu berputar terlalu cepat, banyak cerita indah yang seharusnya tidak
berhenti begitu saja. Ah tidak, waktu tetap saja mengelilingi porosnya, hanya
saja perjalanan kali ini aku sangat menikmatinya. No words could describe how
wonderful 2019 was. It was just amazing. Thank you for you who choose to
stay. You get my hear perfectly. For some who choose to leave, thank you for
giving lesson. You’re appreciated.
Happy new year 2020! Hope we’re
healthy physically mentally emotionally. Get ready to the level up!

Komentar
Posting Komentar